Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.
Be yourself; Everyone else is already taken.
— Oscar Wilde.
This is the first post on my new blog. I’m just getting this new blog going, so stay tuned for more. Subscribe below to get notified when I post new updates.

99judiqq
99judiqq – Vaksin Covid-19 merupakan harapan besar yang ditunggu-tunggu oleh semua orang, bukan hanya di negara kita, tapi boleh dikatakan di semua negara.
Inilah jurus pamungkas yang diyakini mampu mengusir pandemi Covid-19 enyah dari negara kita dan juga negara lain.
Khusus bagi kita di Indonesia, karena masyarakat kita secara umum tergolong kurang disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan sewaktu berada di luar rumah, tentu wajar bila kita sangat berharap memperoleh vaksin dalam jumlah yang mencukupi, baik dari produsen di luar negeri, maupun dari produk lokal yang juga sedang diupayakan.
Tidak heran kalau Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri BUMN Erick Thohir belum lama ini berkunjung ke China, dalam upaya memastikan Indonesia mendapat pasokan vaksin merek Sinovac, buatan negeri tirai bambu itu.
Kemudian terbetik pula berita,
Seperti yang ditayangkan dalam siaran berita salah satu stasiun televisi pada Senin (24/8/2020) sore, Presiden Joko Widodo mengatakan, dengan kepastian penyediaan vaksin tersebut, Indonesia lebih cepat bergerak dibandingkan sejumlah negara lain yang baru dapat komitmen 1 juta atau 2 juta dosis vaksin.
Memang kalau mengingat betapa tidak gampangnya mendapatkan komitmen penyediaan vaksin dari pihak luar negeri, tentu hal ini sebuah prestasi tersendiri.
Apalagi seperti diketahui, negara superpower yang jauh lebih unggul dalam ilmu pengetahuan dan penelitian, jelas lebih mengamankan keperluan bagi negara mereka sendiri.
Padahal kalau negara maju bertindak serakah dengan memonopoli produksi dan distribusi vaksin, pada akhirnya akan terjadi ketimpangan yang luar biasa.
Soalnya, di negara-negara yang tidak kebagian, tentu kondisinya akan semakin parah, dan lama-lama negara maju akan “dikepung” oleh negara berkembang yang mengalami lonjakan korban pandemi.
Bukankah kunci penanganan pencegahan pandemi tersebut tidak bisa berjalan secara sendiri-sendiri, tapi harus kompak antar berbagai pihak.
Tidak saja kekompakan dalam suatu negara, namun juga kekompakan antar negara, karena setiap negara tidak bisa menutup wilayahnya selamanya.
Baik, kita boleh saja optimis dalam hal ketersediaan vaksin, meskipun belum jelas apakah nantinya semua penduduk Indonesia akan kebagian secara gratis, atau menjadi ladang bisnis bagi perusahaan yang diberi hak oleh pemerintah untuk mengedarkannya.
Logikanya, vaksin diberikan kepada semua orang yang belum terpapar Covid-19 dan juga belum punya antibodi sebagai bagian dari sistem imunitas atau kekebalan tubuh.
Jumlah 290 juta dosis vaksin sepertinya sudah bisa menutupi kebutuhan untuk seluruh penduduk Indonesia.
Namun demikian, agar kita tidak lengah, ada baiknya tidak usah terlalu gembira dengan bakal adanya vaksin.
Justru, sebelum vaksin betul-betul disuntikkan ke tubuh kita, tak ada jalan lain, semua kita harus mematuhi protokol kesehatan.
Rumusnya sederhana saja, lakukan 3M (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, dan menjaga jarak dengan orang lain).
Sebetulnya, kondisi kita hingga saat ini boleh dikatakan sangat mengkhawatirkan.
Hal ini antara lain mengacu pada berita (22/8/2020) yang menulis pendapat Ketua Satuan Tugas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Zubairi Djurban.
Zubairi mengatakan bahwa kita berhadapan dengan fenomena gunung es karena jumlah warga yang dites masih terbatas.
Presiden Joko Widodo meminta setiap hari dilakukan tes terhadap 30.000 orang, namun yang baru tercapai secara rata-rata masih di kisaran 10.000 orang.
Fenomena gunung es dapat ditafsirkan bahwa data jumlah warga yang dilaporkan terpapar Covid-19 hanya yang muncul ke permukaan laut, padahal di bawahnya ada gunung es yang besar yang tidak terlihat.
Dari data yang ada, DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan jumlah pasien positif Covid-19 terbanyak, meskipun sempat untuk beberapa hari disalib oleh Jawa Timur.
Dari sisi jumlah yang terpapar, bisa ditafsirkan kondisi Jakarta tergolong berbahaya.
Namun demikian, dilihat dari sisi realisasi jumlah warga yang sudah dites, Jakarta yang paling bagus.
Jadi, banyaknya yang terpapar Covid adalah karena gencarnya pemeriksaan di Jakarta.
Hingga 16 Agustus 2020, telah 504.075 orang yang dites di Jakarta, yang sama dengan 47 persen dari semua orang yang dites secara nasional.
Padahal, total penduduk Jakarta hanya 4 persen dari populasi nasional.
Maka jelaslah bahwa bersamaan dengan usaha pemerintah untuk memperoleh vaksin, yang tak kalah pentingnya adalah bagiamana meningkatkan jumlah orang yang dites setiap hari.
Ini berkaitan dengan kapasitas peralatan, sumber daya manusia yang kompeten untuk melakukan tes, dan kemampuan petugas terkait dalam melacak mereka yang pernah kontak dengan orang yang positif Covid-19.
Adapun bagi kita semua, ya seperti yang telah disinggung di atas, harus disiplin mematuhi protokol kesehatan dengan melakukan 3M setiap melakukan aktivitas yang ada orang lain di sekitarnya.

99judiqq
99judiqq – Saat balapan berlangsung di hari minggu (23, Agustus 2020), MotoGP Styria harus di berhentikan sementara akibat insiden yang di alami pembalap Monster Energy Yamaha, Maverick Vinales yang hendak memasuki tikungan pertama.
Insiden ini saat Vinales hendak memasuki tikungan pertama tetapi motor yang di kendarai mengalami masalah teknis yaitu rem tidak berfungsi maksimal atau rem blong.
Vinales pun menyadari kalau motornya ada yang tidak beres, Vinales langsung ambil keputusan cepat yaitu langsung menjatuhkan diri dan motor langsung meluncur menuju pembatas (air fences) hingga rusak dan terbakar.
Pembatas rusak otomatis balapan di berhentikan sementara lantaran bisa membahayakan rider lain jika crash di tempat yang sama.
untung kejadian ini tidak melibatkan pembalap lain.
Sebelum insiden mengerikan ini, motor Vinales sempat mengalami rem depan tidak berfungsi tetapi saat menuju ke pit rem berfungsi kembali, Vinales pun melanjutkan balapan lagi dan berakhir dengan insiden yang sudah di jelaskan atas tadi.
“Rem sempat kembali bekerja dengan baik.
Saya mengejar Valentino dan Fabio.
Tiba-tiba di tikungan pertama, rem blong dan saya tidak bisa melakukan apa-apa,” ujarnya kepada Motorsport.
“Yang pasti, kecelakaan hari ini luar biasa.
Saya tidak pernah merasakan hal seperti itu sebelumnya, di mana saya benar-benar kehilangan perasaan dengan rem dan saya harus melompat dari motor.
Untungnya, saya baik-baik saja.
Ini adalah hal yang terpenting,” tutup Top Gun kepada situs resmi Yamaha.

Banjir mulai surut di perempatan jalan panjang di depan Gapura komplek Green Garden. Namun, banjir setinggi 30 centimenter tersebut masi nampak di depan Ruko Green Garden.
Banyak para warga seperti Pak Didi (39), sebagai pegawai PLN Kosambi yang melintas di perempatan Jalan Panjang mengatakan ia terlambat kekantor karena takut motornya mogok bila melintas jalan tanpa menunggu air surut.
Warga lain, Mulyono (27) mengatakan, ia kerepotan untuk mengambil uang di ATM karena air masuk sampai ruang ATM sekitar 25 centimeter
Keluhan lain juga disampaikan Harti (54), pedagang soto di kawasan Ruko Green Garden. Harti harus memindahkan lapak jualan ke bahu jalan panjang agar tidak terkena air banjir. Yang seharusnya ia bisa buka jam 06.00 tadi, menjadi 09.00 karna menugngu air nya surut, namun pada akhirnya terpaksa untuk pindah lokasi jualan.
Operator Pompa Rumah Pompa Departemen Agama, Robi (35) mengatakan, saat ini volume air di Kali Mookervart sudah turun.
“Tadi pagi pukul 04.00 WIB 220 centimeter, sekarang sudah menjadi 170 centimeter. Kami masih menyalakan dua pompa dengan spesifikasi 500 liter perdetik dan memberseihkan sampah di saringan air supaya arus lancar”, Ujar dia.

Kawasan Grosir yang merupakan Ruko disamping ITC Mangga dua, Jakarta Utara terendam Banjir.
Salah satu petugas yang bekerja kebersihan diruko tersebut mengatakan, Banjir sudah terjadi sejak pukul 03.00 WIB. Menurutnya kawasan Ruko menjadi lokasi banjir terparah karena letak nya yang paling rendah di antara ITC mangga Dua dan jalan raya.
Hujan deras tersebut juga menyebabkan tiga blok tergenang. Menurutnya banjir yang melanda ruko ini sudah tidak pernah terjadi dalam kurun waktu 3 tahun terakhir. Dia pun juga mengatakan bahwa kebersihan selokan di sekitar Ruko tersebut juga terjaga dengan baik.
Banjir tersebut di perkirakan paling cepat akan surut pukul 12.00, siang ini. Dia juga berharap tidak ada air kiriman dari Bogor karena akan memperparah kawasan Ruko.

99judiqq
99judiqq – Kesebelasan Paris Saint German (PSG) gagal meraih mimpi mereka untuk meraih gelar juara Liga Champions 2020.
Gol Tunggal dari Kingsley Coman membuyarkan harapan untuk meraih gelar Liga Champions perdana mereka.
Air mata kesedihan tumpah ruah di pelupuk mata Neymar Jr. dan kawan – kawannya.
PSG gagal menutup musim ini dengan cerita yang diimpikan oleh para fansnya.
Kekalahan PSG ternyata dibuntuti oleh rentetan kerusuhan massa yang terjadi di pusat Kota Paris.
Dalam satu malam, Paris dibuat membara dengan kerusuhan yang diduga dimotori pendukung garis keras PSG atau biasa dikenal sebagai ultras.
Kota Paris mendadak berubah menjadi mencekam tadi malam.
Kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Paris untuk menggelar nonton bareng akbar di alun – alun Stadion Parc de Princess, ternyata disia – siakan.
Selepas peluit panjang dibunyikan, mereka mengamuk dan merusak fasilitas umum.
Ratusan mobil dibuat terbakar akibat dilempar suar oleh para penggemar fanatik “Le Parisiens”.
Mereka juga menembakan suar ke area – area fasilitas umum.
Tak hanya itu, mereka melanjutkan aksi vandalismenya dengan menyerang petugas kepolisian yang sengaja diturunkan untuk mencegah kerusuhan meluas.
Seperti biasa, ultras akan selalu mengalami bentrokan hebat dengan rival tradisionalnya yaitu aparat keamanan.
184 orang ditangkap oleh pihak kepolisian dari aksi memalukan ini.
Bahkan, Menteri Dalam Negeri Prancis juga ikut berkomentar akibat kerusuhan yang merusak ratusan fasilitas umum dan pribadi.
Berita dari kerusuhan ini merebak ke seluruh penjuru dunia.
Indonesia tentunya menjadi salah satu negara yang terpapar oleh informasi ini.
Media – media mainstream maupun media sosial ramai – ramai memberitakan berita ini secara massif.
Tentunya, hal ini sontak membuat para warganet dari negeri ini tak ikut ketinggalan untuk mengkomentari kejadian ini.
Menariknya, di sini kita mendapatkan beberapa komentar dari para warganet yang cukup membuat geleng – geleng kepala.
Komentar – komentar yang dimaksud itu ternyata berisi cibiran terhadap suporter dari negeri mereka sendiri, Indonesia.
Sontak, kita pasti merasa terheran – heran. Bagaimana bisa aksi yang dilakukan oleh orang – orang penyuka keju, dikait – kaitkan dengan pihak yang jaraknya ribuan kilometer dari tempat kerusuhan.
Mereka menganggap kerusuhan yang dilakukan oleh Suporter PSG adalah wajar dan normal.
Hal ini dikarenakan prestasi PSG masuk ke partai final “sebanding” dengan tindak laku memalukan dari para fansnya.
Lebih dari itu, mereka juga menyeret suporter Indonesia ke arena kolom komentar konten – konten peristiwa ini.
Bagi mereka, fans – fans di Indonesia tidak boleh melakukan kerusuhan sebelum prestasi dari sepak bola kita meningkat.
Bahkan, mereka juga mengkambing hitamkan suporter kita sebagai biang dari kegagalan Indonesia berbicara pada ajang internasional.
Seolah – olah suporter Indonesia di sini merupakan biang kerok utama dari mandeknya prestasi sepak bola nasional.
Fenomena ini tentunya sangat menyedihkan.
Pertama, ini mengindikasikan bahwa sebenarnya ungkapan makian dan cercaan kepada ulah suporter Indonesia tidak didasari pada ide menolak tindakan kekerasan.
Pikiran mereka menganggap bahwa, kekerasan tersebut sebenarnya sah – sah dilakukan oleh pihak yang telah menguasai suatu bidang tertentu.
Jika logika ini terus dipakai, bukan tidak mungkin tindakan kekerasan suporter Indonesia suatu saat akan dibenarkan oleh kelompok tersebut jika dikompensasikan dengan harga sebuah piala.
Kemudian yang berikutnya, kembali lagi ini menunjukan betapa inferiornya rakyat kita dalam pergaulan internasional.
Mereka masih menganggap bahwa tindak – tanduk yang dibawa oleh para “bule” itu selalu baik dan benar.
Argumen yang mereka bawa biasanya dikarenakan peradaban “bule – bule” itu dianggap lebih tinggi dan maju.
Pikiran tidak adil beginilah yang kemudian membuat mereka lebih senang membenarkan tindakan bodoh para asing, dan membahas kebodohan dari bangsa kita selama bertahun – tahun.
Padahal kalau kita melihat fakta, suporter Indonesia sama sekali tidak pernah dilibatkan oleh federasi dalam menyusun rencana pengembangan sepak bola negeri ini.
Sistem sepak bola kita didesain, dengan sangat sedikit memberi akomodasi kepentingan para suporter.
Dari sekedar masuk stadion saja, kita disuguhkan dengan perlakuan tidak menyenangkan.
Mulai dari masuk berdesak – desakan, hingga disitanya barang – barang berharga tanpa ada kompensasinya.
Justru seharusnya, kita melihat bahwa kerusuhan – kerusuhan tersebut sebenarnya adalah akibat dari kegagalan regulator sepak bola di negeri ini.
Satu paket dengan anjloknya prestasi Tim Nasional Indonesia selama bertahun – tahun.
Jadi, marilah kita mulai bisa berpikir secara adil dan tegak sebagai orang Indonesia.
Kita harus adil, bahwa tiap tindakan kesalahan yang dilakukan oleh siapapun tidak terikat dengan suku, agama, ras, dan golongan tertentu.
Kemudian kita harus tegak, dalam membangun kesadaran sebagai bangsa yang juga setara dengan bangsa – bangsa lainnya.
Oleh dengan itulah, baru kemudian kita bisa berpikir dengan jernih untuk sama – sama membenahi aspek – aspek yang masih kurang dari negeri ini.

99judiqq
99judiqq – Dalam hari ulang tahun Partai Amanat Nasional (PAN) yang ke-22, dalam pidatonya Presiden Jokowi menyinggung tentang zona nyaman setelah era reformasi.
Presiden Jokowi menyatakan bahwa setelah reformasi banyak orang yang tinggal di zona nyaman.
Karena situasi ini, sangat sulit untuk menawarkan cara baru.
Secara tersurat, Presiden Jokowi menyinggung zona nyaman di bidang ekonomi.
Karena zona nyaman di bidang ini, banyak orang sulit membuka diri pada perubahan dari luar.
Banyak orang sudah merasa denga kondisi mereka hingga mereka tidak mau masuk dan menerima cara hidup baru.
Zona nyaman di bidang ekonomi mungkin tidak berlaku untuk semua pihak.
Pasalnya, tidak sedikit orang yang masih mengeluh karena kesulitan ekonomi.
Mereka ini malah membutuhkan perubahan.
Dengan kata lain, mereka ini belum berada pada zona nyaman sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden Jokowi.
Selain itu, hemat saya, zona nyaman itu bisa merasuki bidang politik.
Presiden Jokowi berbicara secara virtual di forum partai politik.
Ini bisa berarti bahwa rujukan zona nyaman itu bisa berkaitan dengan situasi politik, termasuk situasi partai politik di tanah air.
Salah satunya bisa berkaitan dengan kontestasi politik.
Tidak sedikit orang yang kerap membatasi calon politik pada kategori tertentu.
Misalnya, kategori latar belakang agama dan budaya.
Pada saat kandidat itu tidak masuk kategori yang telah digariskan, dia dinyatakan tidak pantas.
Pandangan seperti ini merupakan salah bentuk berada pada zona nyaman di arena politik.
Merasa nyaman dengan kategori tertentu, hingga sulit menerima dan mengakui perbedaan.
Selain itu, salah satu hal yang bisa membangun zona nyaman di dunia politik adalah politik dinasti.
Memang ada Berbagai motif sebuah keluarga melibatkan banyak anggota keluarganya di arena politik.
Boleh jadi, berpolitik menjadi panggilan dari keluarga tersebut.
Tidak masalah sejauh keluarga itu berperforma secara baik di tengah masyarakat.
Atau juga, masyarakat memercayai keluarga itu untuk memimpin mereka.
Persoalannya, saat berpolitik menjadi arena bagi sebuah keluarga untuk mencapai kepentingan tertentu.
Tentunya, kepentingan keluarga itu sendiri.
Agar kepentingan itu tidak hilang, menempatkan anggota keluarga sendiri menjadi cara untuk mempertahankan dan melindungi kepentingan itu.
Karena ini, memasukan anggota keluarga pada bidang politik seolah menjadi upaya untuk menciptakan zona nyaman bagi sebuah keluarga tertentu.
Ujung-ujungnya, ruang berpolitik menjadi terbatas.
Hanya keluarga tertentu yang bisa duduk di posisi strategis.
Hanya mereka saja yang boleh menggantikan posisi tertentu andaikata masa kerja salah satu anggota keluarga berakhir.
Zona nyaman yang terbentuk oleh politik dinasti bisa memberikan iklim yang tidak sehat dalam dunia politik.
Tidak semua orang bisa menunjukkan kemampuan berpolitiknya karena itu sudah dibatasi oleh keluarga tertentu.
Zona nyaman di dunia politik ini, seperti dampak politik dinasti bisa menjadi salah satu hambatan besar di era reformasi. Padahal, kelahiran era reformasi merupakan upaya untuk meruntuhkan kekuasaan Soeharto dan kroni-kroninya.
Dengan ini, sekiranya ada iklim politik yang sehat.
Dalam mana, setiap orang berpeluang untuk berpolitik secara bebas tanpa tekanan dan tanpa terbatas pada kelompok dan keluarga tertentu.
Akan tetapi, ide reformasi akan berbenturan dengan politik dinasti.
Politik dinasti bisa melapangkan peluang orang-orang tertentu saja di dunia politik tetapi menutup pintu bagi pihak lain.
Dengan kata lain, politik dinasti bisa menjadi antitesis dari upaya masa lalu untuk meruntuhkan kekuasaan orde baru yang lebih dikuasai oleh keluarga Soeharto.
Maka dari itu, kontrol ketat sangatlah perlu.
Kontrol itu bermula dari masyarakat.
Masyarakat mesti melek dalam memilih.
Nasib rakyat sendiri ada di tangan rakyat sendiri.
Mereka yang memilih pemipin yang tepat sekaligus menentukan arah kehidupan politik mereka.
Sejatinya, memilih seorang pemimpin bukan karena nama yang tersanding pada seorang kandidat dan ikatan keluarga yang dimiliki, tetapi memilih seseorang karena kualitas yang ditunjukkan oleh pemimpin tersebut.
Bila hal ini dijalankan, zona nyaman di bidang politik akan sulit tercipta.

Musim panen padi kali ini tidak membahagiakan bagi petani di Kabupaten Aceh Utara.
Sebab, hama daun dan penggerek batang yang menyerang padi mereka membuat hasil panen padi tidak maksimal.
Petani lainnya, Sanusi, menyebutkan, kondisi itu diperparah dengan harga jual yang anjlok.
Harga gabah disebut anjlok sejak sepekan terakhir dari Rp 5.500 perkilogram menjadi Rp 4.000 per kilogram.
Dia berharap, Pemerintah Provinsi Aceh bisa membuat program antisipasi harga anjlok setiap musim panen.
Dia menyebutkan, jika tidak di antisipasi, maka setiap Musim panen harga gabah selalu anjlok, dan merugikan petani.
“Apalagi, mayoritas petani di Aceh Utara selalu menjual gabah setiap musim panen. Padi, bagi kami salah satu pendapatan utama, untuk membiayai hidup dan kebutuhan pendidikan anak-anak,” sebut dia.
Perubahan tarif ojek online yang baru ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan diyakini tidka mengurnagi jumlah pengguna jasa ojek online, terutama dikota-kota besar.
Anggota Presidium Gabungan nasional Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia Igun Wicaksono mengatakan, jasa ojek online akan tetap dicari karena karakteristiknya.
Igun menuturkan, karakteristik itu membuat penumpang cukup memesan ojek online dari titik keberangkatan dan langsung mencapai titik tujuan tanpa berpindah-pindah kendaraan.
Igun melanjutkan, saat ini sudah banyak warga yang bergantung pada ojek online seingga perubahan tarif tidak akan begitu berpengaruh pada jumlah penumpang.
Kendati demikian, Igun tak menampik bila akan ada perubahan jumlah penumpang pada masa-masa- awal tarif baru diterapkan.
Kementerian Perhubungan telah menentukan besaran tarif ojek online pada Senin ini. penetapan tarif dibagi menjadi tiga zona.
Sistem zonasi ini sendiri terdiri dari Zona I yang meliputi Sumatra, Jawa selain Jabodetabek, dan Bali.
Zona II terdiri dari kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi. Sedangkan Zona III terdiri dari Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.
Untuk Zona I, tarif batas bawahnya sebesar Rp 1.850 per kilometernya dan tarif batas atasnya Rp 2.300. Untuk biaya jasa minimalnya Rp 7.000 sampai dengan Rp 10.000.
Untuk Zona II, tarif bawahnya ditetapkan Rp 2.000 dan tarif batas atas sebesar Rp 2.500 dengan biaya jasa minimal Rp 8.000 sampai dengan Rp 10.000.
Sementara tarif batas bawah Zona III Rp 2.100 dan tarif batas atasnya Rp 2.600. Adapun biaya jasa minimalnya Rp 7.000 sampai dengan Rp 10.000.

99judiqq
99judiqq – Kabar tentang kebakaran yang menimpa gedung Kejaksaan Agung saat saya berada di rumah abang saya, Sabtu (22/8/2020) malam.
Kebetulan ada arisan keluarga yang sudah sekian bulan tertunda gegara Covid-19.
Yang mengabarkan peristiwa itu di group WhatsApp.
Dengan heboh dia “berteriak” soal kebakaran itu.
Tapi tidak langsung saya tanggapi karena tengah berkumpul bersama keluarga besar saya.
Seperti yang lain, saya pun mengkhawatirkan berkas-berkas penting menjadi korban.
Entah kebetulan atau tidak, yang jelas kasus Djoko Tjandra melintas di benak saya.
Apa ada kaitannya dengan kasus itu? Jangan sampai gara-gara ulah si Djoko ini memakan “korban” lagi.
Begitu kekhawatiran saya.
Ya memang peristiwa kebakaran itu menimbulkan banyak spekulasi.
Wajar sih, menurut saya, mengingat Kejaksaan Agung, termasuk yang disorot karena diduga ikut andil dalam pelarian si Djoko.
Seperti kita ketahui Jaksa Pinangki telah dicopot dari jabatannya selaku Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II Biro Perencanaan Kejakgung.
Berdasarkan penyelidikan Pinangki melakukan pelanggaran berat kode etik dan disiplin pejabat tinggi di kejaksaan.
Pinangki pun dinyatakan bersalah lantaran melakukan perjalanan dinas luar negeri tanpa izin atasan ke Malaysia, dan Singapura sebanyak sembilan kali sepanjang 2019. Jabatannya pun dicopot.
Masyarakat banyak berharap agar si jaksa nakal ini tidak hanya dihukum disiplin, melainkan juga harus diproses dengan pelanggaran hukum pidana mengingat perbuatannya sudah memenuhi unsur pidana Pasal 223 jo 426 KUHP.
Karenanya, banyak yang berharap, eksekusi terhadap buron korupsi Bank Bali Djoko Tjandra bisa menjadikan momentum pembersihan terhadap oknum jaksa serta aparat penegak hukum yang bermain-main dengan penanganan perkara, terutama di lingkungan Kejaksaan Agung (Kejagung).
Apalagi, saat ini, Kejaksaan Agung juga masih menelusuri dugaan tindak pidana penerima suap dan gratifikasi dari terpidana Djoko Sugiarto Tjandra yang diduga dilakukan Pinangki.
Yang menjadi pertanyaan, apakah berkas-berkas yang ada di tangan Pinangki masih tertinggal di Kejaksaan Agung? Terlebih Jaksa Pinanti diduga tidak sendiri, tetapi juga melibatkan oknum yang lain, yang bisa jadi di instansi yang sama.
Nah, soal ini tidak ada yang bisa memastikan sampai berita kebakaran yang menghanguskan gedung Kejaksaan Agung terbakar, terjadi.
Siapa yang tidak berspekulasi? Bagaimana tidak menimbulkan kecurigaan?
Apalagi salah satu bagian gedung yang terbakar merupakan gedung utama.
Tidak mungkinlah gedung Kejaksaan Agung tidak dilengkapi dengan alat canggih pendeteksi kebakaran dan alat-alat pelacak lainnya.
Spekulasi semakin berkembang terlebih Kejagung juga tengah menangani kasus Jiwasraya yang hingga kini belum terselesaikan, yang belum terang benderang benar.
Menko Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD sendiri sudah secara tegas meminta masyarakat tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran yang melanda gedung Kejaksaan Agung.
Terlebih kebakaran tersebut tidak menghanguskan gedung tahanan.
Dia memastikan, kebakaran api tidak menjangkau Rutan Salemba cabang Kejagung.
Ia juga memastikan gedung yang terbakar bukanlah tempat untuk penyimpanan dokumen-dokumen perkara.
Tapi spekulasi sudah berhembus kencang, seperti kencangnya hembusan lidah api yang menjilati gedung Kejaksaan Agung.
Api padam, tapi spekulasi tetap “berkobar”.
Kapan berhentinya? Ya sampai masyarakat yakin kalau kebakaran itu memang bukan hasil sabotase.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung) Hari Setiyono, memastikan, berdasarkan laporan sementara, kebakaran di gedung tersebut berasal dari lantai enam yang merupakan bagian kepegawaian.
Lantai lima juga dijadikan sebagai tempat pembinaan kepegawaian.
Kedua lantai ini berdekatan dengan lantai tiga dan lantai empat yang masing-masing berfungsi sebagai ruang intelijen.
Hari juga memastikan tidak ada data yang terbakar.
Api sekarang sudah padam.
Agar spekulasi ini juga segera padam dan terang benderang, maka aparat kepolisian harus segera melakukan penyelidikan menyeluruh tentang penyebab peristiwa terbakarnya gedung ini.
Penyelidikan juga harus terbuka.
Jangan ada yang ditutup-tutupi atau disembungikan.
Ingat, musibah ini terjadi ketika kejagung sedang mengangani kasus Djoko Tjandra dan Jiwasraya, yang masih menjadi sorotan publik.
Jangan sampai dokumen penting, termasuk alat penyadap, ikut terbakar.
Kalau sampai penyelidikan tidak transparan, berarti kredibilitas Presiden yang menjadi taruhannya.
Jangan biarkan wajah Presiden kembali “tertampar” dan “babak belur” sebagaimana kasus pelarian Djoko Tjandra yang melibatkan banyak instansi pemerintah itu.
Pasti amat memalukan.

99judiqq
99judiqq – Mengamati dunia percaturan politik di Indonesia, sebagai rakyat biasa, saya jadi tanda tanya,: “Sebetulnya negeri ini milik siapa?”
Benar bahwa kita hidup di zaman demokrasi yang banyak digembar-gemborkan oleh penggede politik negeri ini.
Semuanya bilang kita bebas berpendapat, kita bebas menentukan diri sendiri dan kita bukan hidup dalam kungkungan kerajaan.
Tidak sepenuhnya benar.
Kenyataan yang ada di lapangan beda dengan yang bapak-ibu politikus dengang-dengungkan di atas.
Negeri ini tidak ubahnya sebuah kerajaan yang berbeda-beda.
Berada dari tangan satu raja, ke raja lain.
Dari satu dinasti ke dinasti lain.
Seolah negeri ini milik mereka.
Negeri ini hanya ladang permainan politik penguasa.
Benar, bahwa kita memilih pemimpin secara demokratis.
Namun, demokrasi ini definisikan sesuai selera yang punya kuasa.
Guru-guru di sekolah enak saja menjabarkan bagaimana indahnya kehidupan demokrasi.
Padahal, di luar kelas, kehidupan guru tidak sama seperti yang diajarkan.
Bayangkan, rakyat kecil hanya punya modal suara, Para politisi, orang kaya, bisa membelinya Sebelum Pilkada, Pemilu, atau apapun nama pemilihannya, rakyat banyak dijejali janji dan aneka ‘sogokan’ agar kita milih mereka.
Sesudah mereka berkuasa, beserta konco-konconya, meraup keutungan besar dari kekuasaannya yang makin menggelembungkan harta dan kekayaannya.
Itulah perusahaan, asset mereka.
Dari zaman Soekarno hingga Jokowi, kayaknya tidak beda, Dinasti Soekarno turun ke Megawati, atas nama melestarikan jasa Proklamator beserta aliran Marhaenismenya.
Soeharto ke Tutut atau Tommy lewat Golkarnya. Kemudian Gus Dur ke Yenny, tapi belum kesampaian, Diteruskan Megawati ke Puan yang kini tengah meroket pamor lewat PDIP-nya, Dari SBY ke AHY yang sedang mencari koalisi Demokrat yang tepat.
Kemudian kini, dari Jokowi ke Gibran, yang sedang menyusun ancang-ancang.
Entahlah apa lagi namanya Yang pasti terkesan itu bukan definisi demokrasi Itu seperti serah-terima kekuasaan.
Terlampau kasar kalau saya sebut pengambil-alihan kekuasaan, manakala nantinya terjadi pergantian dinasti.
Pada Pemilu 2024 nanti, saya kuatir pemenangnya sudah ditentukan, sebelum pertandingan dimulai.
Kerajaan Indonesia
Saya tinggal tidak jauh dari bekas pusat Kerajaan Singhasari di Malang Puing-puingnya sudah tidak ada Tinggal beberapa arca kecil yang tergeletak tak terawat di pinggir jalan.
Singhasari (sekarang Singosari), hancur gegara ketidak-stabilan politik, Singosari tidak bertahan lama Kurang dari 100 tahun, kemudian pindah ke Kerajaan Doho (Kediri).
Dari Ken Arok pada tahun 1222-1227, yang membunuh Tunggul Ametung Kemudian diambil alih oleh Anusapati (putera Tunggul Ametung) yang membunuh Ken Arok, pada tahun 1227-1248 Diteruskan oleh Tohjoyo (anak Ken Arok dengan Ken Umang).
Kemudian turun ke Ranggawuni, Kertanegara hingga Raden Wijaya yang terakhir Dari sini kemudian cikal bakal lahirnya Kerajaan Majapahit yang besar dan mampu mempersatukan Nusantara.
Penguasa di Singosari ini, intinya hanya dipegang oleh dua orang Keturunan Tunggul Ametung dengan Ken Dedes, dan keturunan Ken Arok dan Ken Umang, yang kemudian meneruskan dinastinya hingga ke zaman Majapahit, Majapahit berdiri sekitar tahun 1293 dengan Kertarajasa Jayawardhana sebagai raja yag pertama dan berakhir, runtuh di bawah pemerintahan Raja Brawijaya V pada tahun 1478.
Kejayaan Majapahit memuncak saat di bawah Raja Hayam Wuruk, pada tahun 1350-1389, dengan Mahapatih yang terkenal Gajah Mada, di mana kekuasaannya meliputi wilayah Asia tenggara.
Kejayaannya memudar ketika mulai terjadi perang saudara, konflik perebutan kekuasaan dari awal tahun 1402 hingga tahun 1498.
Di mana Kerajaan Mapahit sudah terpecah-pecah, berdiri kerajaan kecil-kecil di Jawa dan luar Jawa Runtuhnya Majapahit diikuti dengan mulai berdirinya Kerajaan Demak yang dimotori oleh keturunan Raja Bhre Kertabhumi (Raja Brawijaya V).
Dari sini tamatlah kebesaran Nusantara Pada saat yang sama datang penjajah sekitar tahun 1492 Portugis, Belanda dan Inggris berbondong-bondong ingin mencari ‘rempah-rempah’, alias menjajah.
Ringkasan dua kerajaan di atas adalah, runtuhnya kekuasaan dua kerajaan besar tersebut karena manusia memang tidak pernah puas dalam mencari kepuasan, kekuasaan dan kebesaran nama.
Jangankan orang lain, saudara sendiri kalau perlu disingkirkan Sesama partai atau di luar partai, tidak ada bedanya kalau zaman sekarang Dulu dan kini, sama saja Dinasti bersampul demokrasi Kekuasaan tidak ada yang abadi.
Presiden yang Tulus
Satu-satunya presiden kita yang membanggakan dunia pers adalah Habibie, Dialah pembuka kran kebebasan pers di Indonesia Begitu bebasnya hingga kebablasan sampai sekarang Buktinya adalah maraknya bullying, celaan lewat medsos, Bangsa ini jadi tidak tahu beda antara kebebasan dengan kriminal Harga mahal yang harus dibayar oleh bangsa ini.
Teman saya ada yang masuk penjara karena kebebasan berekpresi ini Maklumlah, fikiran kita kayak Amerika atau Eropa, yang kebebasan pers nya tidak terbatas.
Prestasi cemerlang yang diukir Habibie di antaranya adalah meraih gelar doktor dengan predikat summa cumlaude di Jerman.
Menjadi engineer di Jerman, menggali fenomena keretakan konstruksi pesawat Bapak Demokrasi ini menemukan rumus yang dinamai dengan Habibie’s Factor dan diakui oleh dunia penerbangan dan dipakai perusahaan maskapai di dunia BJ Habibie pun dijuluki sebagai ‘Mr Crack’ berkat teorinya ini.
Habibie kembali ke Indonesia dan tetap ingin berkontribusi dalam dunia penerbangan Pada 1976, saat PT Industri Pesawat Terbang Nurtanio berdiri, langsung menjabat sebagai Presiden Direktur Habibie berhasil menciptakan pesawat pertama buatan Indonesia Pesawat ini dinamakan dengan N-250 Gatotkaca Pesawat ini terbang perdana pada 10 Agustus 1995.
Prestasi Habibie di dunia Internasional mendapatkan penghargaan Edward Warner Award dan Award von Karman Penghargaan tersebut setara Hadiah Nobel Jerman juga memberikan penghargaan Das Grosse Verdientkreuz dan Das Grosse Verdenstkreuz Mit Stern und Schulterband Kampus ia menimba ilmu, yakni ITB memberi penghargaan tertinggi, yaitu Ganesha Praja Manggala Bhakti Kencana.
Selain berkutat di dunia penerbangan, Habibie terjun ke dunia politik dan menjabat Menteri Riset dan Teknologi pada 1978-1998.
Kemudian, pada 1998, beliau menempati posisi Wakil Presiden RI ke-7 mendampingi Presiden Soeharto.
Dua bulan dilantik sebagai wakil presiden, Habibie juga sempat ditunjuk sebagai Presiden Indonesia ke-3 menggantikan Soeharto yang lengser Meski hanya menjabat dalam waktu pendek, satu tahun lima bulan, prestasi selama menjadi presiden sangat diapresiasi masyarakat.
Tidak ada presiden kita yang sekelas Habibie Pantas jika orang seperti kami ini merindukannya Yang paling membanggakan adalah, tidak ada niatan melestarikan kekuasaan lewat anaknya, Ilham Habibie.
Dinasti Politik Pasca Jokowi
Saat ini Presiden dan partai penguasa yang mengusungnya, menjadi sorotan media dan banyak kalangan Salah satunya adalah Megawati nanti ini akan milih siapa sebagai penggantinya, apakah Jokowi atau Puan sebagai anak kandungnya.
Dari beberapa pengamat, Megawati lebih memilih Puan Kalau ini yang terjadi, terlebih jika Jokowi tidak mampu menyelesaikan jabatannya hingga tahun 2024.
Jika terhenti di tengah jalan, maka tamatlah Jokowi yang sedang memupuk karir perpolitikan puteranya, Gibran.
Namun kita tidak tahu, umur manusia ada di Tangan Sang Maha Kuasa Karena Ibu Mega sudah tua Saat ini, para penggede dan pion PDIP masih sangat loyal dan patuh dengan Sang Bunda Jadi, bila Ibu Mega menunjuk Puan, tidak ada yang berani bilang: “No!” Semuanya mengangguk.
Skenarionya akan beda bila tampuk kepemimpinan diberikan ke Jokowi Bisa saja arah PDIP akan berubah Atau, bukan tidak mungkin, apa yang terjadi pada Fahri Hamzah di PKS, akan menimpa pada Jokowi? God Knows.
Sementara partai penguasa sibuk dengan skenario bagaimana cara melanggengkan dinasti, partai-partai lainnya juga tidak kalah sibuk merencanakan strategi bagaimana bisa menang dalam Pemilu 2024 nanti Di antaranya adalah Dinasti SBY melalui partai Demokrat.
Pada intinya, selama negeri ini ada, percaturan politik yang ada di dalamnya selalu menarik Memang tidak seperti zaman dulu yang banyak terjadi pertumpahan darah.
Tetapi esensinya sama, terjadi juga pertumpahan teknis strategi, berupa permainan yang kurang lebih ‘kotor’ dan tidak mengenal baik atau benar Biasanya berupa dana atau uang.
Kehidupan politik di masa Singosari, Majapahit dan sesudah merdeka dari penjajahan Belanda ini hanya soal waktu Kalaupun menyebut era demokrasi, itu hanya persoalan istilah saja, Intinya sama Yang berkuasa tidak ingin melepaskan cengkeraman kekuasaan pada pihak lain.